Linguistik



Bahasa ialah suatu kemampuan yang dimiliki manusia untuk saling berkomunikasi dan berinteraksi dengan sesama manusia menggunakan kata-kata ataupun gerakan(isyarat). Sedangkan pengertian bahasa menurut kamus besar Bahasa Indonesia berarti sistem lambang bunyi yang arbitrer, yang digunakan oleh semua orang atau anggota masyarakat untuk bekerjasama, berinteraksi, dan mengidentifikasi diri dalam bentuk percakapan yang baik, tingkah laku yang baik, sopan santun yang baik.

Ilmu yang mempelajari tentang bahasa disebut ilmu linguistik.

A. Pengertian Linguistik

Linguistik itu berasal dari bahasa latin "Lingua" yang berarti bahasa. Jadi linguistik itu adalah ilmu yang membahas dan mempelajari tentang bahasa yang menjadi subjek kajiannya. Tetapi tidak hanya mempelajari bahasanya saja tapi juga memberikan kita pemahaman tentang hakikat dan juga seluk beluk bahasa. Orang yang ahli dan pakar dalam linguistik biasanya disebut Linguis.

Linguistik menurut para ahli

1. Menurut Bloomfield (1933: 20 – 34), definisi dari linguistik yaitu sains (science), seperti halnya ilmu fisika dan ilmu kimia adalah bagian dari sains (science).

2. Menurut Martinet (1987: 19), definis linguistik yaitu suatu ilmu yang mengambil bahasa sebagai objek kajiannya.

3. Menurut Matthews, definisi dari linguistik adalah suatu studi ilmiah atau ilmu bahasa yang mempelajari tentang bahasa.

B. Pembagian linguistik

1.Berdasarkan cakupan
a. Linguistik umum
yaitu ilmi linguistik yang mengkaji dan mempelajari kaidah kaidah bahasa secara umum yang diuraikan secara sederhana, tepat, dan objektif.

b. Linguistik khusus
Yaitu ilmu linguistik yang mengkaji dan mempelajari kaidah yang berlaku pada bahasa tertentu seperti bahasa indonesia atau bahasa inggris.

2. Berdasarkan kurun waktu objek kajian
a. Linguistuk sinkronis
Ilmu linguistik ini berupa mengkaji dan mendiskripsikan bahasa pada masa atau kurun waktu tertentu.

b. Linguistik diakronis
Ilmu linguistik ini mengkaji bahasa pada kurun waktu yang tidak terbatas, ilmu ini membandingkan bahasa bahasa serumpun dan mengamati perubahan yang terjadi dari masa ke masa dan mencari tahu penyebab dari perubahan bahasa tersebut.

3. Berdasarkan hubungan di faktor luar bahasa
a. Linguistik mikro: mengarahkan kajiannya pada struktur internal suatu bahasa tertentu atau struktur internal bahasa pada umumnya. Dalam linguistik mikro ada subdisiplin linguistik fonologi, morfologi, sintaksis, semantik, dan leksiologi. Studi linguistik mikro ini sesungguhnya merupakan studi dasar linguistik sebab yang dipelajari adalah struktur internal bahasa itu.

b. Linguistik makro: menyelidiki bahasa dalam kaitannya dengan faktor-faktor di luar bahasa, lebih banyak membahas faktor luar bahasa itu daripada struktur internal bahasa. Linguistik makro juga memiliki subdisiplin yang banyak, seperti sosiolinguistik, antropolinguistik, stilistika, filologi, etnolinguistik, psikolinguistik, dialektologi, filsafat bahasa, dan neurolinguistik. Semua subdisiplin itu bisa bersifat teoretis maupun bersifat terapan.

0 Response to "Linguistik"

Posting Komentar